Indonesian Coffee -Click here!!

12.15.2008

Marcella Z vs Agung, Which One is Innocent? Part.2

Kalimat pengakuan Siska ini;
'Pertama telepon, dia bilang lagi ada masalah dengan Marcella. Kebetulan aku kenal papanya Marcela dan minta tolong agar aku menelepon papanya Marcella. "Bilang sama papanya aku akan membayar utang itu, tapi dicicil sebanyak 2 kali. Tolong ya"...' Lalu Siska pun menyampaikan pesan Agung, tapi ternyata gak ada hasil. Akhirnya Siska menelepon Agung lagi;
'Maaf Gung, gak ada hasil deh... Emangnya kenapa sih? Dia jawab; "Kalo gitu kamu hubungin polisi ya? Aku sudah gak tahan nih disekap dan dianiaya". Siska merasa tidak percaya dan berusaha untuk meyakinkan dirinya, tapi berjanji untuk segera menghubungi polisi. Agung menjawab lagi; 'Tapi cepetan ya? Aku yakin bakalan disekap lagi.'

Kalimat pertama yang di BOLD, masih bingung kenapa gw bilang ini kalimat yang membuat gw merasa janggal?
Psychologically speaking... Agung pasti berharap bisa mengulur waktu dengan meminta tolong papanya Marcella, dia pikir Siska pasti bisa bantu dia dengan cara ini. Mana ada orang disekap kepikiran buat barter ilmu coba? Logika-nya orang disekap begitu ketemu sama telepon [yang pasti didapat dengan susah payah] langsung minta telepon polisi! Gak pake nego begini, secara logika aja udah salah.
Masalah salah sekap atau gak itu urusan nanti, yang penting selamat... Betul begitu bukan? Coba pake contoh kasus, misalnya lo disekap, gara2 lo ingkar janji sama temen lo, kesel janjinya lo ingkari, dia menyekap lo di sebuah ruangan, bobrok, gelap dan entah apalagi [ini menyekap versi nyata, bukan versi fantasi kayak Agung]. Dan lo menyadari bahwa ada satu pesawat telepon tergeletak, yang salah dari telepon itu cuma kabelnya aja putus. So pasti dengan sekuat tenaga lo akan menyambung kabelnya kan? Udah kesambung... siapa yang telepon pertama? Orang yang paling dekat dan paling lo kenal, trus minta tolong apa? Minta tolong teleponin bapaknya temen lo supaya ngampunin lo gara2 ingkar janji? Duilleehhh baik bener... pasti langsung telepon polisi kan? Pikiran utama dalam kepala lo kan cuma; gimana caranya keluar dari sini dengan selamat dan tubuh utuh tanpa luka. Nah... coba bayangkan kalimat Agung itu, apa itu artinya dia gak bunuh diri?
Begitu tau Siska is not helping at all dan merasa keberadaannya dalam bahaya, barulah dia punya ide penyekapan yang ditambahi bumbu2 manis supaya jadi hiperbol....
Jantungnya Agung pasti sedikit berdetak abnormal waktu Siska nanya; emang beneran? Mungkin karena itu dia langsung bilang; 'Tapi cepetan ya? Aku yakin bakalan disekap lagi.'
MANA ADA orang disekap satu kali mau dua kali??
kalimat itu dikatakan kan berarti dia sudah berhasil lepas atau mungkin kejadian penyekapan yang pertama itu gak pernah terjadi??? Cuma jeda beberapa menit? Ini orang gak konsekuen sama sekali...
Dan lagi, kalimat sejelas itu tercetak di berbagai media.... tak ada satupun orang sadar dengan keganjilan-keganjilan ini?

Bukan gw membela Marcella, kalo emang doi salah sih salah aja, lagian gak ada untungnya juga gw ngebela selebriti... Secara gitu juga, gw gak dapet duit dari menganalisa kasus ini. Cuma gregetan aja gw... apakah gw terlalu sensitif, atau emang semua orang di Indonesia menelan berita di media mentah-mentah tanpa mencerna secara logika, ilmu psikologi, nalar atau apalah itu namanya? Gila, pantesan gw bisa bikin suspense... Kemaren aja si Ryan aja udah gw diemin... untung dia ditangkep, coba kalo dia bebas... maybe gw akan memaki di blog ini lagi... dah...

Trus? Masih mau diterusin gak?

0 gossip: